Visi Program Studi Agribisnis diharapkan akan tercapai pada tahun 2032. Pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran dilakukan melalui 5 (lima) tahapan, yang disesuaikan dengan periode kepemimpinan ketua program studi. Tahapan untuk mencapai visi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Periode 2012 – 2016 : periode pree teaching
  2. Periode 2016 – 2020 : menjadi program studi yang memiliki keunggulan dalam pembelajaran (excellent teaching)
  3. Periode 2020 – 2024 : menjadi program studi yang berdaya saing regional
  4. Periode 2024 – 2028 : menjadi program studi dengan riset dan pelayanan yang bermutu
  5. Periode 2028 – 2032 : menjadi program studi dengan daya saing global

Adapun sasaran dari Program Studi Agribisnis dan strategi pencapaiannya adalah sebagai berikut: 

  • Sasaran
  • Strategi Pencapaian

Menghasilkan Sarjana Pertanian yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial dan jiwa kewirausahaan di bidang agribisnis dengan:

  1. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75
  2. Lama studi maksimal 4,5 tahun
  3. Masa tunggu lulusan maksimal 6 bulan
  4. Lulusan mampu menciptakan lapangan kerja bidang agribisnis (minimal 50% lulusan menjadi wirausaha bidang agribisnis dan 20 % lulusan menjadi seorang manajer di bidang agribisnis)

Strategi Umum

Meningkatkan atmosfer akademik dengan melibatkan semua komponen akademik seperti kurikulum yang sesuai berbasis kebutuhan stakeholder, sarana prasarana yang mendukung, kerjasama dengan stakeholder (magang, pelatihan kerja praktek dan studi banding), meningkatkan kemampuan dosen dalam penguasaan materi tentang kewirausahaan dan problem solving melalui kegiatan-kegiatan pelatihan dan penguatan literatur-literatur yang menunjang.


Strategi Khusus

  1. Strategi yang dilakukan program studi untuk mencapai lulusan dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 adalah :
    1. Pembimbingan melalui Student Advisory Center (SAC) bagi mahasiswa yang mengalami permasalahan akademik dan non akademik
    2. Peningkatan peran Pembimbing Akademik
    3. Komponen penilaian matakuliah tidak hanya didasarkan nilai ujian utama dan sisipan tapi juga mempertimbangkan tugas-tugas terstruktur dan keaktifan selama proses perkuliahan berlangsung
    4. Penambahan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pembelajaran
    5. Penambahan koleksi bacaan untuk perpustakaan
  2. Strategi yang dilakukan untuk mencapai lama studi maksimal 4,5 tahun adalah:
    1. Melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian-penelitian dosen
    2. Meningkatkan peran dosen pembimbing skripsi bagi mahasiswa. Pemantauan dilakukan melalui kartu konsultasi pembimbingan
    3. Mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti secara aktif kegiatan seminar proposal dan seminar hasil skripsi mahasiswa lainnya
  3. Strategi yang dilakukan untuk mencapai masa tunggu lulusan maksimal 6 bulan adalah
    1. Kerja Praktek mahasiswa diarahkan pada instansi atau kegiatan yang menunjang pada usaha menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa
    2. Kajian tugas akhir mahasiswa berupa skripsi diarahkan kepada minat kewirausahaan mahasiswa sehingga lulusan mahasiswa agribisnis bisa menerapkan di dunia lapangan kerja
  4. Strategi yang dilakukan untuk mencapai 50 % lulusan menjadi wirausaha bidang agribisnis adalah
    1. Dalam mata kuliah kerja praktek diharuskan mahasiswa mampu menghasilkan produk–produk agribisnis dan memasarkannya
    2. Melakukan kerjasama dengan perusahaan bidang agribisnis dalam bentuk magang